Apakah Anda sudah merasa bosan dengan pembatasan fitur yang telah diatur
produsen pada perangkat Android Anda? Jika iya, mungkin melakukan
rooting android adalah hal yang tepat. Kita bisa melakukan apa saja pada
Android yang sudah di-root. Namun sebelum melakukan rooting, perlu Anda
ketahui bahwa hal ini sangat beresiko dan bahkan bisa berakhir
smartphone Anda rusak. Oleh karena itu produsen sudah tidak mau lagi
memberi garansi pada smartphone yang sudah di-root.
Sebelum Anda melakukan rooting pada Android Anda, ada beberapa hal penting yang harus Anda ketahui sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak beres, Anda sudah siap.
Back up semua file yang tersimpan di ponsel Anda jika merasa itu adalah file – file penting. Seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa melakukan rooting adalah hal yang sangat beresiko, terutama jika untuk pertama kalinya Anda melakukan rooting. Sesuatu bisa saja salah, mungkin Anda perlu menghapus semua data di ponsel Anda.
Proses rooting mungkin menghabiskan waktu beberapa saat, namun perhatikan keadaan baterai Anda sebelum melakukan rooting. Kita pasti tidak ingin proses terhenti karena baterai habis. Oleh sebab itu direkomendasikan agar setidaknya ponsel Anda memiliki baterai 75% – 80%, full lebih baik lagi.
Mungkin bagi sebagian dari ini sudah jelas, tapi biasanya hal – hal yang seperti ini yang sering dilupakan. Sebelum rooting Anda perlu mengetahui nama perangkat Anda, model number, Android version, kernel number, dan build number. Mengapa penting untuk mengetahui hal ini? Mengetahui hal ini penting karena akan menentukan metode rooting yang benar untuk perangkat Android Anda. Jika Anda mengikuti panduan yang salah, kegagalan sedang menanti.
Untuk masuk ke recovery Android tidaklah sulit, kita hanya perlu menekan kombinasi tombol saat ponsel dalam keadaan mati. Misalnya, menekan tombol Power + Home + Volume Up secara bersamaan untuk samsung galaxy.
Hal penting lainnya adalah mempelajari bagaimana cara untuk mengembalikan firmware ponsel Android Anda, karena jika sesuatu yang tidak beres terjadi Anda mungkin berfikir bagaimana cara untuk kembali seperti sebelumnya. Anda bisa mengembalikan firmware ponsel Anda menggunakan perangkat lunak seperti Odin untuk Samsung atau LG Flash Tool untuk perangkat LG. Perangkat lunak ini tergantung dari smartphone apa yang Anda miliki.
Ingatlah untuk mendownload firmware yang tepat untuk smartphone spesifik Anda.
Jika Anda melihat panduan dari internet, sebaiknya baca terlebih dahulu komentar – komentar yang ada. Belajar dari kesalahan orang lain itu lebih baik. Ketika Anda berfikir bahwa Anda menemukan metode rooting yang tepat, Anda bisa membaca komentar dibawahnya terlebih dahulu. Dengan begitu Anda bisa mengetahui masalah apa yang sering dialami dan bagaimana cara megnatasinya.
Rooting android adalah sesuatu yang beresiko, jika Anda tidak berhati – hati, maka Anda bisa merusak ponsel Anda. Kuncinya di sini adalah belajar, dan banyak melakukannya, Anda pasti memiliki kepercayaan diri yang lebih.
Sebelum Anda melakukan rooting pada Android Anda, ada beberapa hal penting yang harus Anda ketahui sehingga jika terjadi sesuatu yang tidak beres, Anda sudah siap.
1. Selalu Back Up File Anda
Back up semua file yang tersimpan di ponsel Anda jika merasa itu adalah file – file penting. Seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa melakukan rooting adalah hal yang sangat beresiko, terutama jika untuk pertama kalinya Anda melakukan rooting. Sesuatu bisa saja salah, mungkin Anda perlu menghapus semua data di ponsel Anda.
2. Pastikan Anda memiliki Daya Baterai Yang Cukup
Proses rooting mungkin menghabiskan waktu beberapa saat, namun perhatikan keadaan baterai Anda sebelum melakukan rooting. Kita pasti tidak ingin proses terhenti karena baterai habis. Oleh sebab itu direkomendasikan agar setidaknya ponsel Anda memiliki baterai 75% – 80%, full lebih baik lagi.
3. Ketahui Informasi Ponsel Anda Sebelum Rooting
Mungkin bagi sebagian dari ini sudah jelas, tapi biasanya hal – hal yang seperti ini yang sering dilupakan. Sebelum rooting Anda perlu mengetahui nama perangkat Anda, model number, Android version, kernel number, dan build number. Mengapa penting untuk mengetahui hal ini? Mengetahui hal ini penting karena akan menentukan metode rooting yang benar untuk perangkat Android Anda. Jika Anda mengikuti panduan yang salah, kegagalan sedang menanti.
4. Pelajari Cara Masuk Ke Recovery Android
Untuk masuk ke recovery Android tidaklah sulit, kita hanya perlu menekan kombinasi tombol saat ponsel dalam keadaan mati. Misalnya, menekan tombol Power + Home + Volume Up secara bersamaan untuk samsung galaxy.
5. Pelajari Cara Restore Firmware Smartphone
Hal penting lainnya adalah mempelajari bagaimana cara untuk mengembalikan firmware ponsel Android Anda, karena jika sesuatu yang tidak beres terjadi Anda mungkin berfikir bagaimana cara untuk kembali seperti sebelumnya. Anda bisa mengembalikan firmware ponsel Anda menggunakan perangkat lunak seperti Odin untuk Samsung atau LG Flash Tool untuk perangkat LG. Perangkat lunak ini tergantung dari smartphone apa yang Anda miliki.
Ingatlah untuk mendownload firmware yang tepat untuk smartphone spesifik Anda.
6. Membaca Komentar Pada Panduan Rooting Yang Akan Diikuti
Jika Anda melihat panduan dari internet, sebaiknya baca terlebih dahulu komentar – komentar yang ada. Belajar dari kesalahan orang lain itu lebih baik. Ketika Anda berfikir bahwa Anda menemukan metode rooting yang tepat, Anda bisa membaca komentar dibawahnya terlebih dahulu. Dengan begitu Anda bisa mengetahui masalah apa yang sering dialami dan bagaimana cara megnatasinya.
Rooting android adalah sesuatu yang beresiko, jika Anda tidak berhati – hati, maka Anda bisa merusak ponsel Anda. Kuncinya di sini adalah belajar, dan banyak melakukannya, Anda pasti memiliki kepercayaan diri yang lebih.
0 komentar:
Posting Komentar